Aktivitas Seru & Menyehatkan di CitraRaya City

Layaknya kota mandiri yang terus bertumbuh, CitraRaya City berusaha melengkapi fasilitas-fasilitas, salah satunya dengan menghadirkan ruang terbuka yagn dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas. Selain untuk menunjang kehidupan penghuninya, adanya ruang terbuka ini merupakan perwujudan konsep EcoCulture yang diusung PT. Ciputra Residence. Aktivitas-aktivitas yang biasanya dilakukan antara lain EcoRobic, EcoWalk, EcoBike, pelatihan kempo, hingga kegiatan bermain sepatu roda.

ECOROBIC
EcoRobic menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilakukan di depan Marketing Office CitraRaya City tiap minggu pagi. Kegiatan senam yang dipandu instruktur handal ini diikuti hampir 300 orang peserta yang merupakan warga CitraRaya City dan sekitarnya. Selain senam bersama, peserta juga bisa cek kesehatan, seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat yang dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.

Sepatu Roda
Infrastruktur dan lingkungan yang mendukung di CitraRaya City membuat kawasan ini dipilih para pencinta sepatu roda untuk berkumpul dan bermain bersama. Kegiatan yang rutin diadakan tiap Minggu pagi ini mayoritas diikuti oleh anak-anak. Pelatihan sepatu roda ini telah terdaftar secara resmi di KONI Jambi

Pelatihan Kempo
Kempo menjadi salah satu kegiatan olahraga yang ada di CitraRaya City. Dojo(sanggar atau tempat berlatih kempo) CitraRaya City telah terdaftar resmi di Komite Olahraga Nasional Indonesia(KONI) Jambi di bawah naungan organisasi Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia(Perkemi). Latihan kempo ini rutin diadakan tiap Jumat sore dan Minggu pagi. Kegiatan ini sudah dimulai sejak awal proyek CitraRaya City dibuka pada 2013 lalu dan diikuti lebih dari 120 orang peserta, baik dewasa maupun anak-anak.

Maja Jadi Kota Mandiri dan Penahan Laju Urbanisasi

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan proyek Citra Maja Raya di Maja, Lebak, Banten, kemarin (Sabtu, 18/11).

Kota Maja akan menjadi salah satu kota penahan laju urbanisasi ke Jakarta. Proyek yang didirikan di salah satu dari sepuluh kota baru publik yang dicanangkan pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 ini dikembangkan Ciputra Group.

“Hari ini peresmian pengembangan Kota Maja. Jadi bukan Citra Raya saja, melainkan juga Kota Maja sebagai (kawasan) urbanisasi yang menuju ke Jakarta,” kata Basuki.

Ia menjelaskan Kota Maja diharapkan mampu menjadi daerah penyangga Jakarta yang mandiri. Luasnya sekitar 15 ribu ha dan mampu menampung 1,2 juta jiwa serta akan dilengkapi fasilitas umum termasuk akses tol dan stasiun kereta dari dan menuju Jakarta.

“Makanya diusulkan bahwa Stasiun Maja selanjutnya harus dikembangkan. Saya kira Kota Maja akan ada Tol Serpong-Balaraja yang dikembangkan swasta non-BUMN, sudah mau dibangun, hanya ada masalah administrasi konsorsium mereka,” ujar Basuki.

Menurut dia, akses tol tersebut akan segera selesai pada 2019 karena tidak terhambat oleh pro­ses pembebasan tanah. Akses Tol Panimbang-Serang juga ditargetkan rampung pada tahun yang sama.

“Kemudian dengan adanya KRL yang dikembangkan dan double track sampai Merak, ada tol yang dikoneksikan ke Maja. Itu menurut saya baik,” kata dia.

Dengan perencanaan tersebut, lanjut dia, Maja bisa menjadi kota mandiri dan penyangga. Nantinya arus urbanisasi di Jakarta bisa surut karena masyarakat mendapatkan pilihan lain, termasuk sembilan kota mandiri lain.

“Kita juga jangan sampai lagi bergantung pada Jakarta, harus self service supaya bisa menghidupi kotanya sendiri,” ujarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan PT KAI kini tengah mengerjakan proyek jalur ganda Stasiun Maja-Rangkasbitung sepanjang 40 kilometer. Pembangunan jalur ganda tersebut bertujuan mendukung pelayanan transportasi kereta commuter line.

Pendiri Ciputra Group, Ciputra, mengatakan Maja yang dikembangkan sebagai salah satu kota baru publik didukung dengan pembangunan infrastruktur dan hunian yang mumpuni.

Pembangunan kawasan hunian Citra Maja Raya merupakan salah satu langkah Ciputra Group dalam mendukung upaya pemerintah mengembangkan sepuluh kota baru.

Sumber: MediaIndonesia.com
Foto: Dokumentasi Citra Maja Raya

Cosmo, Hunian Dua Lantai Harga Paling Terjangkau di CitraGrand City

CitraGrand City sebagai kawasan kota terpadu seluas 250 Hektar kini menghadirkan Cluster Terbaru, Green Valley sebagai salah satu pilihan investasi terbaik bagi masyarakat kota Palembang. Berlokasi di jantung kota CitraGrand City, Cluster Green Valley kedepannya akan memiliki akses selangkah menuju ke berbagai fasilitas seperti sekolah global, kawasan rekreasi air EcoPark, pusat bisnis dan komersil, dll. Selain itu untuk menunjang berbagai aktivitas dan interaksi para penghuninya, CitraGrand City juga menghadirkan EcoClub sebagai fasilitas Cluster Green Valley yang di dalamnya terdapat outdoor gym, children playground dan function room.

Memanfaatkan lahan seluas 70 m2, Cosmo dirancang dengan penuh pertimbangan baik berdasarkan estetika tampilan maupun fungsionalnya. Dengan bangunan seluas 57 m2, hunian dua lantai ini memiliki konsep modern minimalis dengan tampilan box fasad yang tegas dan nuansa warna cerah yang memberi kesan elegan pada fasad hunian.

Dari sisi tata ruang dalam, hunian ini dirancang secara fungsional dan mengutamakan kenyamanan penghuni, dibagi menjadi dua zona, lantai satu sebagai zona untuk aktivitas keluarga dan lantai dua sebagai zona privat untuk beristirahat.

Senada dengan tampilan fasad yang elegan, pada sisi interior ini menerapkan konsep Modern Contemporary dengan permainan panel kayu diagonal serta pemilihan warna universal seperti cokelat untuk tema interiornya yang mampu memberikan kesan cozy dan menentramkan bagi para penghuninya.

Berfungsi sebagai area untuk beraktivitas para anggota keluarga, area lantai satu ini tentunya harus memberikan rasa lega dan nyaman untuk menunjang aktivitas keluarga. Dengan lebar 5 meter, ruang keluarga dan pantry di lantai satu ini dirancang tanpa sekat sehingga ruang utama ini tetap dapat terasa lapang.

Dari sisi fungsionalnya, daerah di bawah tangga yang dimanfaatkan sebagai kamar mandi serta Pantry yang menyatu dengan dining table menjadi pembuktian bahwa dengan ruangan yang terbilang tidak terlau luas, kita tetap dapat memaksimalkan ruangnya agar tetap terjaga kesan mewahnya tanpa meninggalkan aspek fungsional.

Selain itu, pengaplikasian cermin warna bronze yang dipadu dengan wallpaper bermotif kayu mampu menambah kesan cozy dan mewah pada ruangan. Pemilihan warna sofa dan kursi yang cukup cerah ditambah dengan aksesoris bantal juga memberikan kesan “Fresh” dan “eye catching” pada ruangan ini.

Sebagai zona privat, lantai dua seluas 5×6 meter ini digunakan untuk area khusus beristirahat dimana terdapat master bedroom, children bedroom dan kamar mandi. Mementingkan kenyamanan kedua orang tua saat beristirahat, furniture pada area master bedroom ini menggunakan unsur kayu serta dinding dan wallpaper berwarna cokelat yang mampu memberikan suasana nyaman, elegan namun tetap natural.

Selain itu, fungsi dressing table lebih dimaksimalkan dengan menyatukannya bersama wardrobe sebagai pengganti sidetable, dan panel TV yang dipasang dapat menyembunyikan wiring TV sehingga terkesan lebih rapih.

Untuk Children bedroom, warna maskulin menjadi pilihan dengan pertimbangan bahwa kedepannya dapat digunakan oleh anak laki-laki maupun perempuan serta tetap dapat digunakan walaupun usianya sudah beranjak dewasa. Permainan pintu sliding pada lemari pakaian yang dipandu dengan frame alumunium hitam dengan kaca film hitam berfungsi untuk memaksimalkan ruang serta menambahkan kesan modern industrial pada ruangan ini.

Kunci terakhir dari interior Cosmo ini adalah, tetap menjaga estetika dan fungsi ruangan melalui penggunaan furniture dengan design custom fixed furniture, karena pada beberapa kasus loose furniture banyak menyisakan ruang yang akhirnya tidak berfungsi dengan baik dan terbuang sehingga memberikan kesan hunian semakin sempit.

Bagi Anda yang tertarik dengan tipe Cosmo ini, atau ingin melihat show unit tipe lainnya, Anda bisa mengunjungi Cluster Green Valley mulai 16 Desember 2017 ini. Datang dan rasakan langsung suasana menjadi penghuni di Cluster ini.

Banjir Hadiah Dan Reward Warnai Launching West Portofino

Di penghujung tahun 2017, CitraRaya kembali melakukan launching produk hunian terbarunya, West Portofino. Pada 26 November 2017 lalu, West Portofino resmi diluncurkan bersamaan dilaksanakannya pemilihan unit. Dalam promonya, konsumen dimanjakan dengan reward yang menarik, dimana dalam setiap pembelian unit West Portofino berhak mendapatkan satu unit LED TV 43 inchi. Tidak hanya itu, diakhir pelaksanaan launching para konsumen juga dimanjakan dengan berbagai hadiah door prize yang tak kalah menarik. Berupa 3 unit LED TV 43 inch, sebuah Samsung A7, satu unit Samsung Note 8 dan 10 Voucher Belanja di Eco Plaza masing-masing sebesar Rp 1jt.

Dipandu MC gaek dari sebuah penyiar radio swasta nasional, menjadikan Launching West Portofino menjadi lebih hidup. Terlebih, alunan live musik yang membawakan lagu-lagu barat jaman now, semakin membawa pengunjung dalam suasana hati yang gembira. Terlebih lagi, kehadiran face painting mampu memberikan kebahagiaan bagi konsumen mapun putra dan putri para konsumen yang turut hadir dalam launching ini. Yang tidak kalah menariknya, hidangan yang tersedia pun cukup menggoda, dan pastinya bikin ketagihan. Hasilnya, bisa dipastikan mendapatkan prestasi tersendiri dalam pemasarannya. Sold Out hingga 80 persen.

West Portofino, didedikasinya menjadi portofolio konsumen untuk mendapatkan hunian yang baik bagi keluarga tercinta. Terlebih, kawasan hunian ini telah dikelilingi oleh berbagai fasilitas yang sudah beroperasional. Bisa dibilang kehadiran West Portofino mampu merefleksikan sebuah kebutuhan hunian yang baik untuk keluarga tercinta, sekaligus investasi yang menguntungkan bagi konsumenna.

Hunian Terbaik

Sebagai perumahan dengan skala kota mandiri, CitraRaya selalu berinovasi untuk memberikan
pilihan hunian terbaik bagi masyarakat, salah satunya dengan meluncurkan cluster West Portofino pada 26 November ini. Cluster West Portofino ini merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat akan rumah yang modern, berlokasi strategis, dan terjangkau. Terletak dalam Kawasan Villagio, cluster West Portofino dikelilingi oleh fasilitas kota terpadu yang lengkap, seperti children playground, sistem keamanan 24 jam, dan bulevard utama ROW 15. Tak hanya itu, West Portofino merupakan cluster terdepan di Kawasan Villagio menjadikan lokasinya begitu strategis karena dekat dengan Universitas Esa Unggul Kampus 2, Mal Ciputra, serta akses jalan ke Curug – Serpong.

Berkonsep hunian modern, cluster West Portofino menawarkan tiga tipe hunian. Tipe pertama yaitu Piccino yang memiliki luas bangunan 31 meter persegi dan luas tanah 72 meter persegi. Tipe kedua
adalah Medio, memiliki luas bangunan 44 meter persegi dengan luas tanah 84 meter persegi. Tipe
terakhir yang juga terluas bernama Vasto, memiliki luas bangunan 49 meter persegi dan luas tanah 96
meter persegi. Semua tipe hunian terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi sehingga sangat cocok untuk Anda tinggali bersama keluarga. Setiap unit juga dilengkapi dengan rangka atap baja ringan, kusen aluminum, serta double dinding pada pembatas samping

Hunian di cluster West Portofi no juga dilengkapi dengan fasilitas pemasangan telepon rumah serta
instalasi televisi kabel dan internet. Untuk tambahan fasilitas ini, para penghuni West Portofi no akan
mendapat bonus free abodemen selama setahun sejak serah terima. Khusus pembelian hingga 31 Desember 2017, rencana serah terima akan dilakukan pada 31 Desember 2020. Dengan berbagai keunggulan dan fasilitas yang diberikan, cluster West Portofi no ditawarkan dengan harga sangat terjangkau yakni mulai dari Rp 490 juta.

Kemeriahan Donor Darah di CitraGarden Aneka

Kegiatan yang diadakan oleh CitraGarden Aneka berkerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kubu Raya serta HIPMI Kubu Raya pada Sabtu 18 November 2017 yang lalu di Ruko Aerowalk CitraGarden Aneka.

Kegiatan Kemeriahan Donor Darah – Give Blood Save Life ini juga dihadiri langsung oleh Ketua PMI Kubu Raya Bpk. Hermanus yang mana juga sebagai Wakil Walikota Kubu Raya. pada kesempatan kali ini Beliau juga melantik rekan rekan dari Asosiasi Business Development Service Indonesia kabupaten Kubu Raya.

Selain itu disisi luar juga terlihat berbaris rapi booth booth dari pihak UKM, yang menjual berbagai makanan maupun minuman produk lokal.

Tidak ketinggalan juga ada nya pemeriksaan kesehatan gratis, diantaranya periksa darah, kolesterol hingga gula darah.

Disisi lain, kegiatan ini juga di memeriahkan oleh para penerus bangsa Indonesia kelak, yakni kegiatan mewarnai dengan memakai kostum pahlawan untuk anak TK / PAUD serta mencocokan gambar bagi anak TK / PAUD.

Kegiatan ini ditutup dengan ketua PMI Kabupaten Kubu Raya dan Wakil Walikota Kubu Raya Bpk. Hermanus dengan turut mendonorkan darahnya di PMI.

Palang Merah Indonesia adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. yang memiliki Visi & Misi sbb;

[cycloneslider id=”cga-dd”]

VISI
PMI yang berkarakter, profesional, mandiri dan dicintai masyarakat

MISI
1. Menjadi organisasi kemanusiaan terdepan yang memberikan layanan berkualitas melalui kerja sama dengan masyarakat dan mitra sesuai dengan prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
2. Meningkatkan kemandirian organisasi PMI melalui kemitraan strategis yang berkesinambungan dengan pemerintah, swasta, mitra gerakan dan pemangku kepentingan lainnya di semua tingkatan.
3. Meningkatkan reputasi organisasi PMI di tingkat Nasional dan Internasional.

Peresmian Citra Maja Raya, Gerbang Kota Baru Publik Di Barat Jakarta

Peresmian pembangunan proyek terbesar Ciputra Group dilahan seluas 2.000 hektar digadangkan menjadi gerbang kota baru publik di Maja, Lebak Banten. Proyek hasil kolaborasi PT Ciputra Residence, PT Hanson Internasional Tbk, dan PT Putra Asih Laksana sekaligus menjadi cikal bakal dan ikon bertumbuhnya kota baru publik ini. Ciputra Group-pun sangan mendukung program pemerintah lainnya dengan menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Pemerintah (FLPP).

Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Perhubungan secara langsung memberikan dukungannya kepada Citra Maja Raya yang turut andil dalam perencanaan program pembangunan kota baru publik di Maja ini dengan meresmikan secara langsung oleh Bapak Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan) dan Bapak Basuki Hadimulyono (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Dalam kesempatan yang sama, Acara Peresmian Citra Maja Raya juga akan dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.

Dalam pelaksanaan peresmian Citra Maja Raya turut diramaikan dengan hadirnya ribuan undangan dan masyarakat juga berbagai media nasional dan lokal yang menyaksikan pertunjukan seni tari Maja, Bebak Banten. Pertunjukan Seni Tari Walijamaliha yang merupakan tarian selamat datang khas Provinsi Banten dan Rampak Bedug sekaligis menjadi penanda dimulainnya berbagai prosesi dalam rangkaian acara peresmian Citra Maja Raya. Selanjutnya, dalam prosesi peresmian Citra Maja Raya dilanjutkan denga dilakukan penandatanganan prasasti dan pemukulan 12 bedug secara bersamaan . Sebelumnya akan dilakukan video presentasi Citra Maja Raya.

Dalam upaya mendukung program pemerintah, Founder Ciputra Group, Ciputra dalam sambutannya menjelaskan bahwa pembangunan Citra Maja Raya merupakan langkah nyata Ciputra Group dalam upaya mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan kota baru Maja yang masuk dalam salah satu dari 10 kota baru yang dicanangkan pemerintah. Tidak hanya melengkapi diri dengan berbagai infrastrukturnya. Ciputra Group juga menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sebagai upaya untuk mengurangi jumlah backlog yag saat ini telah mencapai lebih dari 13 ribu unit per tahunnya.

“Dalam perencanaan pembangunan yang kami di Citra Maja Raya kota ini kami didesain dengan konsep TOD (transit oriented development), yaitu pengembangan kawasan berbasis sistem transportasi massal, yang sudah didukung KA Commuter Line, rel double track, dan sarana stasiun yang lebih modern. Sekaligus upaya kami untuk mendukung pemerintah dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dengan emanfaatkan transportasi masal. Selain itu, akan ada banyak fasilitas pendukung yang akan dibangun seperti ecopark park, pasar modern, sekolah, fasilitas keagamaan, dan sebagainya sehingga Citra Maja Raya dapat berkembang sebagai kota yang mandiri,” kata Bapak Ciputra dalam acara peresmian pembangunan Citra Maja Raya, di Maja, Lebak, Banten, Sabtu (18/11).

Ciputra menegaskan pengembangan Citra Mega Raya merrupakan sebagai dukungan terhadap program pemerintah dalam menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dari total 10.000 rumah yang telah dibangun sejak proyek ini dimulai 2015 silam, 8.000 rumah di antaranya dikhususkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu akan dibangun lagi 1.000 rumah MBR dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Citra Maja Raya Mampu Tampung 1,2 Juta Jiwa

Dalam kesempatan sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Maja, Lebak Banten merupakan satu dari 10 proyek kota baru publik yang akan dikembangkan pemerintah di seluruh wilayah di Indonesia. Di Citra Maja Raya sendiri, lanjut Basuki, Kawasan permukiman yang dibangun sejak 2015 itu diperkirakan dapat menampung hingga 1,2 juta jiwa saat sudah rampung. “Jadi bukan Citra Maja Raya saja, tapi kota Maja di sebelah barat Jakarta ini untuk menahan urbanisasi supaya orang tidak perlu ke Jakarta,” ujar Basuki.

Hal senada juga diungkapkan Menhub Budi Karya Sumadi, “Untuk mendukung konsep TOD, Kementerian Perhubungan berencana mengembangkan akses transportasi menuju lokasi, seperti Stasiun Maja yang saat ini dilewati KRL, ada juga pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja yang akan dikembangkan oleh swasta dalam waktu dekat ini, sehingga pembangunan kota baru publik di Maja ini dapat berjalan dengan cepat. “Saya apresiasi pembangunan di Maja ini sebagai kolaborasi swasta dan pemerintah. Dekat-dekatlah dengan kami untuk perencanaan. Presiden selalu sampaikan kita harus bekerja dengan swasta,” jelas Menhub Budi Karya Sumadi.

Peresmian Citra Maja Raya menjadi babak baru kota baru publik Maja. Rancangan pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan akses informasi menjadi langkah awal pemerintah dalam mengebut menjalankan amanat dan pesan nawacita ketiga dalam membangun Kota Baru Publik Maja yakni “Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah-daerah dan Desa Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia” serta amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 melalui progran pembangunan 10 Kota Baru Publik.

“pengembangan Kota Baru Maja sangat bagus posisinya. Terlebih, saat ini telah ada ultimate program Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan, seperti pembangunan Waduk Sindangheula dan Waduk Karian yang sedang berjalan, rel kereta api double track, Jalan Tol Serang-Panimbang, Jalan Tol Serpong-Balaraja, pembangunan jalan Pamulang-Maja serta pembangunan rumah MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) bersubsidi dan infrastruktur permukiman. Dengan diresmikannya Citra Maja Raya merupakan babak baru dalam pembangunan kota baru publik di Maja, sehingga pembangunan dan pertumbuhan penduduk, sosial, ekonomi juga akan bertumbuh. Kami sangan apresiasi dengan perencanaan pembangunan Citra Maja Raya yang cepat dan efektif ini,” tambah MenPUPR, Basuki.

[cycloneslider id=”cmr-launch”]

PT Ciputra Residence Raih Dua Penghargaan Indonesia Property & Bank Awards XII 2017

PT Ciputra Residence berhasil meraih dua penghargaan dalam Indonesia Property & Bank Award XII 2017. CitraRaya Tangerang berhasil menjadi yang terbaik dengan disematkannya sebagai “The Most Awarded Eco Friendly Township, dan Citra Maja Raya berhasil meraih “The Largest And The Most Influential Development In Banten”.

Sebagaimana diketahui, Indonesia Property & Bank Award digelar setiap tahun oleh majalah Property & Bank sebagai ajang penganugerahan penghargaan bagi perusahaan properti, para pelaku industri properti dan perbankan nasional. PT Ciputra Residence berhasil menjadi salah satu perusahaan properti terbaik di Indonesia dengan menjadi yang terbaik dalam penganugerahan Award ini. Dimana, CitraRaya Tangerang dan Citra Maja Raya menjadi primadonanya.

Tercatat, sejumlah perusahaan dan tokoh meraih penghargaan terbaik dalam ajang Proeprty & Bank XII 2017 pada kamis (9/11/2017) di Jakarta. Property & bank Award tahun ini telah memasuki tahun ke 12 oleh Majalah Property & Bank sebagai ajang penganugerahan bagi perusahaan properti, para pelaku industri properti dan perbankan nasional.

Citra Aerolink Batam Akan Jadi Pusat Aeromarinetropolis Development

PT Ciputra Residence optimis bisnis manufaktur, oil & gas, dan perkapalan di Batam segera recovery seiring mulai stabilnya perekonomian nasional. Dengan membaiknya tiga pilar penggerak ekonomi Batam tersebut, diyakini akan turut menggairkan bisnis properti di Kota Batam, terutama sub-sektor industrial estate.

Pasalnya, wilayah Batam memiliki posisi yang sangat strategis dalam konteks perekonomian negara Republik Indonesia. Letak geografisnya yang bersebelahan dengan Singapura inilah, menjadikan Batam sebagai simpul logistik Nusantara yang utama.

“Secara natural, Batam memiliki potensi yang luar biasa, dan jika tiga pilar ekonomi (manufaktur, oil & gas, dan perkapalan) ini kembali berkembang, kami optimis pertumbuhan ekonomi Batam bisa lebih kencang seperti dahulu,” kata Budiarsa Sastrawinata, President Director PT Ciputra Residence, kepada insan pers di sela-sela acara “Project Commencement Citra Aerolink Batam, Kamis (26/10/2017), di Kabil, Batam.

Project Commencement Citra Aerolink Batam ini dihadiri Gubernur Kepulauan Riau, Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si., Walikota Batam, H. Muhammad Rudi, Deputi Bank Indonesia Eko Waluyo Purwoko, dan Komisaris PT Citra Tubindo, Tbk. Ilham Akbar Habibie.

Budiarsa mengatakan, acara hari ini menandai dimulainya pekerjaan konstruksi proyek Citra Aerolink Batam. Project Commencement ini adalah wujud konkrit pengembang Citra Aerolink Batam untuk menepati komitmennya kepada konsumen yang telah melakukan pembelian.

“Di proyek ini, kami terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan nilai tambah proyek, agar investasi konsumen semakin berkembang. Kami melakukan beberapa perubahan desain dan masterplan untuk mengakomodasi perubahan situasi pasar saat ini berkembang pesat,” ungkap Budiarsa.

Citra Aerolink Batam merupakan sebuah kawasan yang terintegrasi dengan kawasan pergudangan, kompleks komersil, dan apartment, seluas 20,6 hektare yang dikembangkan oleh PT Ciputra Residence dan Citramas Group, pengembang dari Kabil Industrial Estate, dengan total investasi.

Berlokasi sangat strategis di dalam kawasan Kabil, Integrated Industrial Estate, yang mendapatkan keinstimewaan sebagai Obyek Vital Nasional, dan serta fasilitas KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi), menjadikan kawasan ini terjaga keamanannya dan mendapatkan kemudahan di dalam pengurusan perijinan yang tidak diberikan kepada kawasan industri yang biasa.

Dalam kesempatan yang sama, Kris Wiluan Komisaris Kabil Industrial Estate menjelaskan, beberapa fasilitas dan pengembangan pendukung penting di sekitar Citra Aerolink Batam, juga berpotensi menambah nilai properti investasi proyek ini, seperti Citra Nusa Seaport, sebuah pelabuhan cargo yang terletak tepat di belakang Citra Aerolink Batam, yang mampu melayani cargo skala besar.

“Lokasi proyek kami juga dekat dengan pengembangan kawasan MRO (Maintenance, Repairing and Overhaul Operation) pesawat terbang di kawasan Bandara Hang Nadim Batam yang hanya berjarak 5 menit dari lokasi, serta sangat dekat dengan Nongsa Digital Park yang merupakan sentra pengembangan usaha digital skala internasional yang akan dikembangkan di Batam,” jelas Kris.

Kris menambahkan, jarak Pelabuhan Ferry Nasional Punggur & Internasional Nongsapura yang berjarak sekitar 10 km membuat Citra Aerolink Batam akan diproyeksikan sebagai pusat pengembangan Aeromarinetropolis Development.
“Sebagai bukti komitmen kami, maka sejak awal September 2017 telah dimulai pengerjaan tahap pertama pematangan lahan area pergudangan Citra Aerolink Batam, dan diikuti tiang pancang di awal September. Dijadwalkan bangunan dapat diserahterimakan pada pertengahan 2018,” kata Kris.

Gudang yang dibangun di Citra Aerolink Batam saat ini memiliki 3 pilihan ukuran, type Bronze dengan luas 300 m2, Type Silver dengan luas 360 m2, serta type Platinum dengan luas 504 m2, harga mulai Rp3,1 miliar hingga Rp5 miliar. Gudang multiguna ini memiliki 2 lantai dimana bagian depan dari bangunan digunakan sebagai kantor, sedangkan bagian belakang memiliki ceiling height sampai 8 meter, sehingga dapat digunakan sebagai area kerja dan penyimpanan barang.

Salah satu keunikan utama dari proyek Citra Aerolink Batam, lanjut Kris, adalah penerapan konsep EcoCulture yang dapat dilihat dari penerapan konsep Green Building. Dari fasad bangunan, terdapat green wall yang jarang kita temui pada proyek lain. Selain itu konsep green building diterapkan pada pencahayaan skylight untuk area kerja dan juga sistem ventilasi silang untuk menjamin sirkulasi udara yang baik.

“Konsep smart industry dapat diterapkan di proyek ini akan dilengkapi dengan sambungan fiber optic dengan sambungan jaringan internet berkecepatan tinggi, sehingga pemilik dapat memantau lingkungan, dan bangunan di Citra Aerolink melalui gadget,” kata Kris.

Nantinya pengelolaan kawasan Citra Aerolink akan dikelola secara professional dan menerapkan Integrated loading- unloading and parking system, yaitu setiap kendaraan container yang masuk untuk bongkar muat akan diatur, agar tidak terjadi bongkar muat di depan unit gudang, melainkan harus melakukan bongkar muat di dalam unitnya masing-masing, sehingga tidak mengganggu lalu lintas dari kendaraan lain, serta menjaga estetika kawasan.

Terapkan Manajemen HSE, Ciputra Residence Targetkan Zero Accident

Angka kecelakaan kerja di Indonesia dari tahun ke tahun menunjukkan trend peningkatan, 5 – 10 persen per tahun. Dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, hingga akhir 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 105.182 kasus.

Sementara kasus kecelakaan berat yang mengakibatkan kematian tercatat sebanyak 2.375 kasus dari total jumlah kecelakaan kerja. Dan yang paling memprihatinkan, dari 100 ribu pekerja, 30 persen insiden kecelakaan terjadi pada sektor konstruksi.

Karena itu, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) berharap, implementasi sistem manajemen keselamatan kerja dapat dilaksanakan oleh semua perusahaan, khususnya yang terkait dengan sektor konstruksi. Namun sayangnya, dari sekitar 221 ribu perusahaan yang tergolong high risk, malah belum banyak menerapkan sistem K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Herman Prakoso Hidayat saat memberikan sambutan di acara Pembukaan PT Ciputra Residence Health, Safety & Environment Awards 2017 di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1 Jakarta, Rabu (08/11/2017).

Menurut Herman, untuk menekan angka kecelakaan kerja seminim mungkin, semua perusahaan harus penerapan sistem manajemen K3 sesuai SOP (Standard Operating Procedure). Untuk itu, Kemenaker sangat mengapresiasi keseriusan PT Ciputra Residence dalam mengimplementasikan sistem manajemen Health, Safety & Environment (HSE) dan menggalakan program ini sebagai budaya kerja di semua proyek yang dibangunnya.

“Kami menilai Program HSE PT Ciputra Residence berhasil mendukung pemerintah dalam memperkecil potensi dan angka kecelakaan kerja di Indonesia. Seharusnya perusahaan-perusahaan sektor real estate juga mulai membudayakan K3 di masing-masing proyeknya. Penyebab utama terjadinya kecelakaan kerja adalah masih rendahnya kesadaran akan pentingnya penerapan K3. Ada salah kapra di kalangan perusahaan yang selalu dianggap implementasi K3 sebagai beban biaya, padahal K3 itu adalah investasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja,” kata Herman.

Di samping menerapkan sistem manajemen HSE yang ketat, sejak tahun 2015 PT Ciputra Residence rutin menggelar PT Ciputra Residence Health, Safety & Environment Awards. Pemberikan penghargaan ini bertujuan memotivasi dan mengapresiasi para kontraktor, subkontraktor, dan karyawan PT Ciputra Residence yang mengimplementasikan budaya K3 dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata mengatakan, HSE Award ini merupakan wujud apresiasi PT Ciputra Residence atas dedikasi seluruh mitra kontraktor yang telah berkomitmen menerapkan budaya Health, Safety & Environment, guna mencapai zero accident dan zero loss time injury dalam setiap pembangunan proyek PT Ciputra Residence.

Menurut Budiarsa, pihaknya merasa bangga menjadi sebagai pengembang pertama di Indonesia yang menyelenggarakan PT Ciputra Residence HSE Awards (sejak 2015). PT Residence sangat mendukung program Visi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3LH) Nasional.

“PT Ciputra Residence menerapkan HSE Management secara ketat bukan semata-mata untuk memenuhi persyaratan regulasi dan komitmen dengan pihak ketiga, namun lebih kepada kepedulian perusahaan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik,” tegas Budiarsa.

Bagi PT Ciputra Residence, lanjut Budiarsa, implementasi Heath Safety & Environment Management merupakan instrumen investasi perusahaan dalam memperlancar proses produksi, bukan sebagai cost yang membebani anggaran proyek. Oleh karena itu, setiap kontraktor yang akan menjadi mitra kerja PT Ciputra Residence diwajibkan memiliki komitmen yang sama dengan PT Ciputra Residence untuk menjalankan HSE sesuai dengan Standard Operating Procedure yang ditetapkan pemerintah.

“Saat ini, semua kontraktor dan subkontraktor yang mengerjakan proyek-proyek Ciputra Residence kami wajibkan memahami dan implementasi HSE dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, kita bersama-sama mampu melindungi pekerja kita dari kecelakaan kerja yang merupakan aset perusahaan,” kata Budiarsa.

Budiarsa, penerapan manajemen HSE di lingkungan Ciputra Residence berdampak positif terhadap prosedur kerja perusahaan, sehingga terjamin kualitas hasil kerjanya. Tidak hanya itu, beberapa mitra kontraktor baru yang menjadi kandidat dalam proses penilaian semakin bertambah dan tidak sedikit pula yang berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang PT Ciputra Residence Health, Safety & Environment Awards tahun ini.

“Hal ini juga sebagai pemicu bagi para mitra kontraktor lainnya untuk saling berlomba menjadi yang terbaik dalam memahami dan menjalankan program ini dengan bersunggguh-sungguh dan bertanggung jawab.” tandas Budiarsa.

Associate Director Ciputra Group, Yusanto Harijatno menambahkan, dengan pemberian penghargaan ini, para mitra kontraktor, baik yang telah atau baru akan lebih komit untuk membentuk budaya kerja yang aman, nyaman dan efisien.

Dengan tema Improving Productivity and Value Through Strong HSE Culture, Jusanto mengajak peran mitra kontraktornya untuk lebih peduli dalam menjamin keselamatan karyawan, pekerja dan masyarakat sekitar untuk mencapai tujuan bersama yaitu mencapai zero accident dan zero loss time injury.

“Kami mengucapkan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya untuk seluruh penerima penghargaan karena selain sudah mendukung terselenggaranya PT Ciputra Residence Health, Safety & Environment Award ini. Harapan kami ke depan, program ini menjadi dasar untuk mewujudkan Indonesia Berbudaya Keselamatan Kerja sehingga siap menghadapi persaingan dunia,” tegas Yusanto.

Citra Towers, Pasok Kantor Premium Untuk Perkuat Kemayoran Jadi CBD

Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat saat ini tengah tumbuh menjadi kawasan elit dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya. Salah satunya jaringan infrastruktur jalan yang tertata rapi dan lebar karena diuntungkan sebagai warisan dari runway eks Bandara Kemayoran.

Pertumbuhan proyek properti yang pesat di kawasan tersebut menumbuhkan keyakinan banyak pihak bahwa Kemayoran bisa melakukan metamorphosis menjadi kawasan alternatif central business district (CBD) Jakarta. Salah satunya datang dari Indonesia Property Watch (IPW) yang menilai Kemayoran sebagai kawasan pertumbuhan baru.

Dalam hal ini, Ciputra Group ikut masuk ke Kemayoran untuk memberikan sumbangan besar bagi kawasan itu supaya bisa mewujudkan harapan menjadi klaster baru CBD Jakarta. Director PT Ciputra Residence, Nararya Sastrawinata mengatakan Ciputra membangun Citra Towers, gedung perkantoran kelas premium setinggi 28 lantai di Kemayoran.

“Citra Towers akan melengkapi fasilitas di Kemayoran untuk menjadi CBD Jakarta yang baru. Kami membangun space perkantoran strata title untuk kebutuhan korporasi dan start up company yang membutuhan konsep perkantoran yang modern dan berkualitas,” ujar Nararya, Kamis (2/11), di Jakarta.

Dia menambahkan Kemayoran masih kekurangan space perkantoran karena selama ini kebanyakan pebisnis yan beroperasi di lokasi itu masih menggunakan ruang kantor berupa rumah toko (ruko).

Dengan begitu, lanjutnya, Citra Towers diharapkan bisa menjadi pemasok ruang perkantoran yang ideal untuk memenuhi kebutuhan korporasi dan start up yang beraktifitas di Kemayoran. “Yang butuh ruang kantor premium dan modern ya kami sediakan di Citra Towers. Termasuk pebisnis yang selama ini berkantor di ruko bisa pindah berkantor di Citra Towers. Proyek ini akan mulai kami serah terimakan ke pembeli akhir 2018.”

Menurut Nararya, Citra Towers memiliki nilai tambah yang tinggi dengan konsep pengembangan yang ramah lingkungan. Komitmen terhadap isu lingkungan ini telah membawa proyek Citra Towers menjadi proyek pertama di Asia Tenggara yang mengantongi Sertifikat EDGE dan dianugrahi sertifikat Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) dari International Finance Corporation (IFC).

Creo

Hendry Tamzel, Director PT Ciputra Residence, menambahkan Citra Towers dibangun setinggi 28 lantai dengan kapasitas sebanyak 407 unit ruang perkantoran strata title.

Dia menjelaskan proyek office building ini dirancang untuk mengisi dua segmen pasar perkantoran. Pertama, Typical Floor yang disediakan untuk korporasi dan pebisnis mapan yang butuh ruang kantor dengan luas medium antara 105 m2 hingga 174 m2.

Typical Floor dibagi menjadi High Zone dan Low Zone, dimana per lantainya hanya ada 12 unit kantor. Kenyamanan menjadi perhatian bagi pengembang, dimana disediakan 4 lift di lantai low zone dan 4 lagi di lantai high zone, beserta tambahan executive lift dan service lift.

Kedua, Creative Office (Creo) untuk pasar dari kalangan start up company yang ingin melakukan investasi kantor. Creo disediakan dengan tipe unit yang sesuai dengan kebutuhan para pebisnis start up dengan luas 15 m2 hingga 74 m2 per unit. Ada 131 unit ruang kantor Creo yang disediakan di lantai 2, 3 dan 5.

Creo disiapkan sebagai sebuah kantor yang nyaman dan modern bagi pebisnis dan perusahaan start up untuk berkembang lebih cepat. Pebisnis awal yang biasa berkantor di rumah atau di ruko ditawarkan untuk memiliki ruang perkantoran strata title ini. Untuk kelompok Creo disediakan juga fasilitas receptionist, meeting room, creative lounge dan berbagai kebutuhan lain untuk mendukung kegiatan bisnis mereka.

“Jadi pebisnis memiliki unit kantor yang mereka beli dan mereka bisa pula menggunakan ruang meeting room dan creative lounge yang kami sediakan secara sewa kalau mereka membutuhkannya,” kata Hendry.

Menurut dia, Ciputra merancang konsep perkantoran yang kekinian, dimana disediakan empat lantai podium untuk ruang ritel yang nantinya akan diisi dengan ruang cinema, fasilitas gym, restoran, laundry, hingga supermarket untuk menunjang kebutuhan lifestyle.

Hendry menambahkan, pemasaran unit ruang kantor di Citra Towers masih terus dilakukan walau saat ini sudah terjual sekitar 75% dari total 407 unit yang disediakan di gedung kantor tersebut.

“Kami menyediakan skema pembelian dengan program cash keras, cash bertahap, DP bertahap dan berbagai skema yang meringankan bagi pembeli, “ katanya.

Menurut dia, harga ruang kantor yang disediakan tergolong medium tapi dengan kualitas premium. Hendry memberi contoh untuk Creo ini tergolong murah untuk pebisnis dan korporasi start up karena hanya banderol dengan harga berkisar Rp500 jutaan untuk unit dengan luas 15 m2 dan Rp690 jutaan untuk tipe luas 18 m2.